Kebebasan Berekspresi

Sering saya mendengar “kebebasan berekspresi adalah hak kita”. Atau kalimat-kalimat senada yang mengungkapkan seolah-olah bahwa berekspresi itu tidak boleh dibatasi oleh apapun.

Namun, ada juga yang mengambil sikap jalan tengah, “ya bebas, namun ada batasnya”. Tanpa menjelaskan dengan jelas, apa dan bagaimana batas itu.

Apabila pendapat ini terus dipegang, maka pegoyang dangdut hot akan berkata, “saya bebas dong berekspresi, mengekspresikan diri, seni, dsb”..

Namun bagaimana jika massa juga berkata, “OK silakan, kami juga bebas dong bereskpresi, mengekspresikan kemarahan kami.. Ciattt!!!”

Maka hal yang lucu akan terjadi. Dasar kebebasan sekarang sudahlah salah kaprah -_-

Articulos relacionados

    9 Responses to “Kebebasan Berekspresi”

    1. 1
      adi isa Says:

      kebebasan berekspresi sama dengan kebebasan berkomentar kan?

      masalahnya, kalau didunia maya
      semua dianggap biasa.

    2. 2
      masciput Says:

      kebebasan yang bertanggung jawab!

    3. 3
      Ade Bayu Says:

      @adi isa
      Iya, sebagaimana bung ahli telematika dulu yang juga bebas berkreasi -_-

      @masciput
      Itulah, batas bertanggung jawab itu bagaimana juga kurang jelas

    4. 4
      edratna Says:

      Kebebasan tetap memerlukan rambu-rambu……

    5. 5
      Ade Bayu Says:

      @edratna
      Iya Bu, Benar dan menurut saya, rambu-rambu itu tidalah berupa kebebasan yang lain dengan alasan HAM atau yang sejenisnya.

    6. 6
      nugie Says:

      Batasnya tidak jelas ? Itulah social science ! Anda pasti masih suka berpikir semua hal yang pasti. Saya maklum, Anda orang eksak. Segalanya harus eksak. Variabel-variabelnya harus jelas. Itu karena dalam kasus-kasus eksakta, variabel-variabel itu sedikit dan measurable. Dalam social science, variabelnya banyak dan seringkali tidak measurable….
      So, jangan wasting time dengan memikirkan “batasan kebebasan itu mestinya seperti apa?” , tetapi lihatlah “batasan apa yang diinginkan oleh suatu environment terhadap kebebasan itu sendiri”, karena setiap environment itu memiliki standar batasan yang berbeda2.

    7. 7
      Ade Bayu Says:

      @nugie
      Betul Mas, saya belum banyak melanglang buana seperti Mas Nugie, jadi bumbu-bumbu sosial belum begitu banyak ^_^

      Begitulah fenomena yang saya amati belakangan ini, karena banyaknya variable yang juga unmeasurable, terjadi banyak bentrokan sana sini karena masing-masing saling membatasi.

      Pada paragraf terakhir saya sependapat, pada akhirnya semesta (atau yang Mas bilang environtment)-lah yang akan membatasinya. Akan ada seleksi alam di lingkungan masing-masing yang mana akan meloloskan anggota-anggota sistem yang dapat beradaptasi.

    8. 8
      kawel Says:

      berani nanggung y harus berani Jawab ,,, y g bos..

    9. 9
      Ade Bayu Says:

      @kawel

      Benar Bos.. ^_^
      Wah.. yang punya iklan-sukses itu Anda kah?

    Leave a Reply

    Designed by Posicionamiento Web | Sponsored by Ganar dinero