Menulis Lagi
Lama kutak menulis untaian kata indah
Sejak saat itu di minggu kelabu,
Saat dia meninggalkanku terpaku
disini sendiri, terdiam tak berkata.
Tulisan lama itu hanya menjadi prasasti
dibaca mereka yang datang di berandaku
sebagian mereka merasa mengerti
sebagian lainnya lagi acuh tak acuh
hingga suatu saat ada gadis terdampar
terduduk sementara di prasastiku
membicarakan keindahan, lalu menghilang…
sebelum berpesan keindahan untaianku
Siapa dia?
kuikuti dia?
kutemukan dia
Karena dia, aku [...]
















